Upaya Guru Pendidikan Agama Islam dalam Meningkatkan Ketahanan Moral Generasi Z Terhadap Dampak Media Sosial di SDN 1 Kalimendong
DOI:
https://doi.org/10.2789/brvyzp78Keywords:
Teacher of Islamic Religious Education, Moral Strength, Generation Z, Social MediaAbstract
This study was inspired by the growing presence of social media among elementary school children, which has an impact on the ethical growth of Generation Z. While social media offers benefits like easier access to information, it also carries drawbacks such as a decrease in politeness, poor discipline, and behavioral changes in students. In this context, teachers of Islamic Religious Education have a crucial role in fostering and enhancing the moral strength of students so they can confront the adverse effects of social media. The purpose of this study is to: (1) assess the moral resilience of Generation Z students regarding the effects of social media at SDN 1 Kalimendong, (2) recognize the different ways social media influences students' moral values, and (3) evaluate how Islamic Religious Education teachers are working to enhance the moral resilience of Generation Z against social media's effects at SDN 1 Kalimendong. This research adopted a qualitative descriptive method with a field research framework. Data were gathered through interviews, observations, and document analysis. The participants of the study included the principal, teachers of Islamic Religious Education, classroom educators, fifth and sixth-grade students, and parents. The analysis of data involved reducing data, presenting data, and drawing conclusions, with the reliability of the data being checked through both source triangulation and technique triangulation. Findings from the research show that the moral resilience of Generation Z students at SDN 1 Kalimendong is generally strong, though certain students are still affected by excessive use of social media. Social media can positively contribute to expanding students’ knowledge and awareness; however, it can also negatively influence their behavior, communication etiquette, discipline, and socialization. The actions taken by Islamic Religious Education teachers to bolster students' moral resilience include promoting religious practices, serving as role models, providing guidance and counseling, monitoring the use of social media, collaborating with parents, and incorporating Islamic ethical values into their teaching. These initiatives are found to be effective in encouraging students to adopt selective, disciplined, and responsible behaviors in their use of social media.
References
A. F. Rodli, H. Hoiati, F. Wulandari, dan M. Mertika, Dampak Media Sosial Terhadap Perubahan Sosial Siswa Sekolah Dasar, JPDI: Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia, Vol. 6, No. 2, 2022.
Abdul Majid dan Dian Andayani, Pendidikan Karakter dalam Perspektif Islam (Bandung: Remaja Rosdakarya, 2011).
Abdul Majid, Strategi Pembelajaran (Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 2013).
Abdul Majid, Strategi Pembelajaran (Bandung: Remaja Rosdakarya, 2013).
Audina Dwi N. K., ”Implementasi Model Inquiry Learning Untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Mata Pelajaran PAI Peserta Didik Kelas VIII SMA N 1 Wonosobo Tahun Ajaran 2020/2021” (Proposal Skripsi, Mahasiswi Progam Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Sains Al-Qur’an (UNSIQ) Jawa Tengah di Wonosobo, 2020).
Chirmanto, Wali Kelas VI SD Negeri 1 Kalimendong, Kec. Leksono Kab. Wonosobo, Jawa Tengah, Wawancara oleh penulis, 30 April 2026
D. Agustiah, T. Fauzi, dan E. Ramadhani, “Dampak Penggunaan Media Sosial Terhadap Perilaku Belajar Siswa,” Islamic Counseling Journal, Vol. 4, No. 2 2020.
D. Lestari, Ketahanan Moral Siswa Generasi Z Dalam Menghadapi Era Digital, Jurnal Pendidikan Karakter, Vol. 13, No. 1, 2023.
Desmita, Psikologi Perkembangan Peserta Didik (Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 2014).
Desmita, Psikologi Perkembangan Peserta Didik (Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 2017).
Dokumen, Sekolah Dasar Negeri 1 Kalimendong Leksono Wonosobo, dikutip pada tanggal 30 April 2026
Dwi Meinanto, Bobby K. Putrawan & Amran Simagunso, Degradasi Moral Generasi Z: Suatu Tinjauan Etis Teologis terhadap Phubbing, 2022.
E. Sriyanti, Peran Pendidikan Agama Islam Dalam Membentuk Karakter Siswa Sekolah Dasar Negeri 1 Sukapura Di Era Revolusi Industri 4.0, GUAU: Jurnal Pendidikan Profesi Guru Agama Islam, Vol. 3, No. 2, 2023.
Erlina Dirtan Nazira Siswa Kelas VI SD Negeri 1 Kalimendong, Kec. Leksono Kab. Wonosobo, Jawa Tengah, Wawancara oleh penulis, 30 April 2026.
F. Rahma, Penguatan Nilai-Nilai Spiritual dan Moralitas di Era Digital, Jurnal JEMARI, Vol. 3, No. 2 (2024).
Fahira Choirun Nisa, “Mengembangkan Moralitas Generasi Z: Strategi PAI untuk Menghadapi Tantangan Remaja,” Khazanah Journal of Islamic Studies, Vol. 4 No. 2 (2025).
Haris, L. “Peran Orang Tua dalam Pendidikan Agama Anak di Era Media Sosial.” Jurnal Pendidikan Keluarga Islam, 3(1), 10–20.
Hilda Darmaini Siregar & Zainal Efendi Hasibuan, “Pendidikan Agama Islam: Pengertian, Tujuan, Dasar, dan Fungsi,” Intellektika: Jurnal Ilmiah Mahasiswa, Vol. 2 No.5, 2021.
Hurtati, Kepala Sekolah SD Negeri 1 Kalimendong, Kec. Leksono Kab. Wonosobo, Jawa Tengah, Wawancara oleh penulis, 30 April 2026.
Kementerian Agama Republik Indonesia, Al-Qur’an dan Terjemahannya (Jakarta: Kementerian Agama RI, 2019), QS. Al-Isra /17:53.
Kementerian Agama Republik Indonesia, Al-Qur’an dan Terjemahannya (Jakarta: Kementerian Agama RI, 2019), QS. Al-Qalam/68: 4.
Kementerian Agama Republik Indonesia, Al-Qur’an dan Terjemahannya, QS. Al-Hujurat [49]: 6.
Kusumastuti, Erwin, dkk. “Peran Pendidikan Agama Islam dalam Penggunaan Media Sosial pada Era Society 5.0 untuk Memperkuat Moderasi Beragama.” Jurnal Pendidikan Islam, Vol. 1, No. 3, 2024.
Latifah, Siti. Strategi Guru PAI dalam Mengatasi Kemerosotan Moral Siswa di SD Negeri Kalibeber. Skripsi. UNSIQ Wonosobo, 2023.
Lexy J. Moleong, Metodologi Penelitian Kualitatif Edisi Revisi (Bandung: Remaja Rosdakarya, 2021).
M. Arifin, Ilmu Pendidikan Islam (Jakarta: Bumi Aksara, 2014).
Manisem, Wali Murid Kelas V SD Negeri 1 Kalimendong, Kec. Leksono Kab. Wonosobo, Jawa Tengah, Wawancara oleh penulis, 30 April 2026.
Matthew B. Miles dan A. Michael Huberman, Qualitative Data Analysis: An Expanded Sourcebook (Thousand Oaks, CA: SAGE Publications, 1994).
Matthew B. Miles, A. Michael Huberman, dan Johnny Saldaña, Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook, 3rd ed. (Thousand Oaks, CA: SAGE Publications, 2018).
Mazid Asraf, “Dampak Penggunaan Media Sosial Terhadap Pemahaman Nilai-Nilai Moral Islam pada Remaja,” AlIlmu, 1(1) 2024.
Mazid Asraf, “Pengaruh Media Sosial terhadap Pemahaman Nilai Moral dalam Islam,” dalam jurnal pendidikan Islam, 2022. (kalau kamu punya sumber lain, bisa disesuaikan)
Mirawati dan Mislaini. “Penggunaan Media Sosial sebagai Sarana Pembelajaran PAI di SDN 010 Pangkalan Kerinci.” EduSpirit: Jurnal Pendidikan Kolaboratif, Vol. 1, No. 1, 2024.
N. Kurniawati, “Pengaruh Media Sosial terhadap Perilaku Remaja,” Jurnal Pendidikan Sosial, Vol. 5 No. 2 (2021).
N. Susanti, “Pengaruh Media Sosial terhadap Perilaku Sosial Anak,” Jurnal AKSARA, Vol. 6, No. 1 (2020).
Nasrullah Rulli, Media Sosial: Perspektif Komunikasi, Budaya, dan Sosioteknologi (Bandung: Simbiosa Rekatama Media, 2015).
Noratur Rahmah, Ridho Rahman, dan Suci Indah Ramadhani, Efektivitas Konten Edukasi Keislaman di Platform Media Sosial: Analisis Resepsi Khalayak Generasi Z, Tabsyir: Jurnal Dakwah dan Sosial Humaniora, Vol. 6, No. 1 (2025).
Ponikem, Wali Murid Kelas VI SD Negeri 1 Kalimendong, Kec. Leksono Kab. Wonosobo, Jawa Tengah, Wawancara oleh penulis, 30 April 2026.
Puspitasari, D., dkk. “Lessons Learned through the Muslim Youngsters’ Creative Process of Digital Storytelling (DST) on Peace.” Inferensi: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan, Vol. 16, No. 1, 2022.
Rahmah, N. (2023). “Peran PAI dalam Meningkatkan Kesadaran Bermedia Sosial di Kalangan Remaja.” Jurnal Al-Tarbawi, 6(2), 78–89.
Raihan Rizky Ramadhan Siswa Kelas V SD Negeri 1 Kalimendong, Kec. Leksono Kab. Wonosobo, Jawa Tengah, Wawancara oleh penulis, 30 April 2026.
Ramayulis, Ilmu Pendidikan Islam (Jakarta: Kalam Mulia, 2015).
Ramlan, “Inovasi Model Pembelajaran Berbasis Literasi Digital dalam Pendidikan Agama Islam untuk Generasi Z,” Analysis, Vol.3 No.1, 2025.
Rizkiono Saputra, Guru Wali kelas V SD Negeri 1 Kalimendong, Kec. Leksono Kab. Wonosobo, Jawa Tengah, Wawancara oleh penulis, 30 April 2026.
Rohmah, Aisyah Nur. Peran Guru PAI dalam Membentuk Akhlak Siswa di Era Digital di SMP Negeri 3 Wonosobo. Skripsi. UNSIQ Wonosobo, 2022.
S. Yulaika, S. Subando, dan M. Mahabie, “Peran Guru PAI dalam Membentuk Karakter Siswa di Era Digital,” Jurnal Kamaya, Vol. 4, No. 1 (2022).
Safrudin & Sesmiarni, “Profesional Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam Meningkatkan Literasi di Era Digital,” Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan, Vol.3 No.1, 2022.
Safrudin dan Sesmiarni, “Peran Guru PAI dalam Era Digital,” dalam jurnal pendidikan Islam, 2022.
Selly Rizkiyah, Indira Zein Rizqin, dkk., “Implikasi Penggunaan Platform Media Sosial dalam Pendidikan Agama,” Jurnal Kependidikan, 9(1) 2024.
Sjarkawi, Pembentukan Kepribadian Anak: Peran Moral, Intelektual, Emosional, dan Sosial sebagai Wujud Integritas Membangun Jati Diri (Jakarta: Bumi Aksara, 2011).
Sugiyono, Metode Penelitian Kualitatif (Bandung: Alfabeta, 2019).
Sugiyono, Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif, dan R&D (Bandung: Alfabeta, 2022).
Sulaiman, M. (2022). “Inovasi Pembelajaran PAI Berbasis Isu Sosial.” Jurnal Edukasi Islam, 5(1), 25–37.
Sulaiman, M., Inovasi Pembelajaran PAI Berbasis Isu Sosial, Jurnal Edukasi Islam, Vol. 5 No. 1, 2022.
Susanti, S., dkk. “Innovative Digital Media in Islamic Religious Education Learning.” Jurnal Pendidikan Agama Islam, Vol. 21, No. 1, 2024.
Sutrismi, Guru Pendidikan Agama Islam SD Negeri 1 Kalimendong, Kec. Leksono Kab. Wonosobo, Jawa Tengah, Wawancara oleh penulis, 30 April 2026.
Umi Habibah Rahmawati & Imam Fauji, “Peran Pendidikan Islam Kontekstual dalam Mendukung Kesehatan Mental Remaja Generasi Z,” Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, Vol. 10 No. 2 (2025).
Umi Habibah Rahmawati dan Imam Fauji, “Peran Pendidikan Islam Kontekstual dalam Mendukung Kesehatan Mental Remaja Generasi Z,” Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar 10, no. 2 (2025).
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen.
Vanya Karunia Mulia Putri, “Jangan Tertukar, Ini Pengertian Generasi X,Z, Milenial dan Baby Boomers,” Kompas.com, 17 April 2021,
Wibowo, A. “Pendidikan Agama Islam dan Tantangan Media Sosial dalam Membentuk Karakter Siswa.” Jurnal Pendidikan Islam, 9(1), 45–56.
Zaini Fadli Robbi & Syafi’uddin Syafi’uddin, “Pendidikan Agama Islam di Era Digital: Tinjauan Literasi dan Tantangannya,” Jurnal Multidisiplin Ilmu Akademik, Vol. 2 No.3, 2022.
Zainudin, A. “Pendidikan Karakter dan PAI di Era Digital.” Tarbiyah Islamiyah, 4(2), 115–126.
Zakiah Daradjat, Ilmu Pendidikan Islam (Jakarta: Bumi Aksara, 2014).
Zubaedi, Desain Pendidikan Karakter (Jakarta: Kencana, 2012).
Zubaedi, Desain Pendidikan Karakter: Konsepsi dan Aplikasinya dalam Lembaga Pendidikan (Jakarta: Kencana Prenada Media Group, 2012).
Zuhri, Saifuddin, dkk. “Analisis Pengaruh Media Sosial dan Platform Digital terhadap Pemahaman Agama Islam di Kalangan Generasi Z.” Jurnal Pendidikan Islam Digital, Vol. 4, No. 1, 2024.





